ketika ku terpuruk oleh cinta
kau datang seolah kau menaburkan bibit pada bunga yang layu
menghidupkan bunga itu kembali
kau perlahan mendekat
walau hati ini ragu
kau terus meyakinkanku layaknya kaulah orang yang tepat
pada akhirnya ku menyerah, kulepaskan hati ini
namun waktu berjalan terlalu cepat
semua ucapan dan keyakinan yang kau beri seakan lenyap olehnya
kau membuat luka jauh lebih dalam
kau membuat goresan yang jauh lebih menyakitkan
kau membuat lebih banyak serpihan
hingga ku tak dapat mengembalikan serpihan itu
dan pada akhirnya
bunga yang telah kau hidupkan
kembali layu dan mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar