Hidup ini penuh kejutan! Lo nggak akan pernah tau apa yang bakalan terjadi, mau itu dalam hitungan tahun, bulan, hari, jam bahkan detik sekalipun!
so sebenernya banyak banget hal - hal yang tak teduga dalam hidup lo, banyak kejutan yang nungguin elo setiap saat!
make your life simple and enjoy it!
kalo emang ada cobaan - cobaan yang dateng anggep aja itu ujian yang seru buat dilewatin kaya misalnya lo takut naik roller coster nah gimana caranya lo ngilangin rasa takut itu, pasti ada solusinya, tuhan nggak bakalan ngasih cobaan yang berat sama umatnya
EVERY CLOUD HAS A SILVER LINING
artinya dibalik setiap kejadian pasti ada hikmahnya. dibalik setiap cobaan yang dikasih pasti ada hikmah yang dapet lo ambil, terus jadi pelajaran hidup buat lo supaya lo nggak akan ngulangin kesalahan yang sama dan mulai memperbaiki lubang itu.
intinya sih buat anak-anak muda, kalo lagi jenuh atau ada masalah, jangan dibawa streess enjoy aja, kalo nggak bisa buat nahan itu sendiri ya cerita ke orang-orang deket lo, kalo emang dia nggak bisa kasih solusi setidaknya beban yang ada dipikiran elo ilang sedikit.
INGET YA HIDUP INI PENUH KEJUTAN!
Minggu, 28 Oktober 2012
Senin, 08 Oktober 2012
tanpa judul 3
ketika kayu menjadi lapuk
ketika bunga menjadi layu
ketika dedaunan berguguran
kau datang membawakan kebahagiaan
kau datang menghidupkan bunga itu
kau datang dan menyuburkan tanaman itu
namun
itu hanya sesaat
hanya sesaat kau menghidupkan bunga itu
hanya sesaat kau menyuburkan tanaman itu
entah apa yang ada dibenak mu
saat kau melakukan semua ini
aku hanya bisa terdiam
menangis
ku coba untuk bertahan
namun angin terlalu bertiup kencang
aku tak sanggup melawan angin itu
ketika bunga menjadi layu
ketika dedaunan berguguran
kau datang membawakan kebahagiaan
kau datang menghidupkan bunga itu
kau datang dan menyuburkan tanaman itu
namun
itu hanya sesaat
hanya sesaat kau menghidupkan bunga itu
hanya sesaat kau menyuburkan tanaman itu
entah apa yang ada dibenak mu
saat kau melakukan semua ini
aku hanya bisa terdiam
menangis
ku coba untuk bertahan
namun angin terlalu bertiup kencang
aku tak sanggup melawan angin itu
Sabtu, 06 Oktober 2012
tanpa judul 2
ketika ku terpuruk oleh cinta
kau datang seolah kau menaburkan bibit pada bunga yang layu
menghidupkan bunga itu kembali
kau perlahan mendekat
walau hati ini ragu
kau terus meyakinkanku layaknya kaulah orang yang tepat
pada akhirnya ku menyerah, kulepaskan hati ini
namun waktu berjalan terlalu cepat
semua ucapan dan keyakinan yang kau beri seakan lenyap olehnya
kau membuat luka jauh lebih dalam
kau membuat goresan yang jauh lebih menyakitkan
kau membuat lebih banyak serpihan
hingga ku tak dapat mengembalikan serpihan itu
dan pada akhirnya
bunga yang telah kau hidupkan
kembali layu dan mati
kau datang seolah kau menaburkan bibit pada bunga yang layu
menghidupkan bunga itu kembali
kau perlahan mendekat
walau hati ini ragu
kau terus meyakinkanku layaknya kaulah orang yang tepat
pada akhirnya ku menyerah, kulepaskan hati ini
namun waktu berjalan terlalu cepat
semua ucapan dan keyakinan yang kau beri seakan lenyap olehnya
kau membuat luka jauh lebih dalam
kau membuat goresan yang jauh lebih menyakitkan
kau membuat lebih banyak serpihan
hingga ku tak dapat mengembalikan serpihan itu
dan pada akhirnya
bunga yang telah kau hidupkan
kembali layu dan mati
perih
ku pijak kaki ini diatas duri
tak ada rasa sakit yang kurasakan
ku remas butiran kaca itu
tak ada rasa perih yang kurasakan
duri dan kaca itu tak bisa mengalahkan perihnya rasa ini
entah seberapa kuat kau menggoreskan luka ini
entah seberapa dalam kau membuat luka ini
hingga ku tak dapat merasakan perih dan sakit itu
hingga aku lelah berjalan
hingga aku lelah meremas serpihan kaca itu
kau pun tidak peduli pada rasa ini
pada akhirnya aku pun harus lepas darimu agar sakit ini tak terus lekat dalam hidupku
tak ada rasa sakit yang kurasakan
ku remas butiran kaca itu
tak ada rasa perih yang kurasakan
duri dan kaca itu tak bisa mengalahkan perihnya rasa ini
entah seberapa kuat kau menggoreskan luka ini
entah seberapa dalam kau membuat luka ini
hingga ku tak dapat merasakan perih dan sakit itu
hingga aku lelah berjalan
hingga aku lelah meremas serpihan kaca itu
kau pun tidak peduli pada rasa ini
pada akhirnya aku pun harus lepas darimu agar sakit ini tak terus lekat dalam hidupku
tanpa judul
Bulan merangkak perlahan merasuki peraduannya
Seberapa jauh pun ku berjalan
Ku berjalan dibawahnya
Aku tak tahu kemana arahku saat ini
Yang ku tahu
Sejak hari itu
Aku buta, aku mati rasa
Kini ku tak bisa merasakan lelahnya kaki ini
Seberapa jauh pun ku berjalan
Ku tidak peduli
Aku terus mencari serpihan yang telah kau buat
Serpihan yang menyakitkan
Langganan:
Postingan (Atom)